Tingginya Nilai Tukar Dolar AS Di Indonesia Masih Belum Membuat Harga BMW Naik

Hanklentfer.com – Dengan kenaikan angka dolar yang semakin hari semakin kuat saja terhadap mata uang rupiah sejauh ini masih bisa dikendalikan oleh pihak dari BMW. Satu pabrikan mobil mewah yang berasal dari Jerman satu ini, masih belum memperlihatkan rencana untuk menaikkan harga mobilnya.

Penyataan tersebut disampiakan secara langsung oleh pihak Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania. “Saat ini, tidak ada perubahan harga kendaraan BMW yang berkaitan dengan nilai tukar mata uang,” kata Jodie.

Seperti yang diketahui, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah sampai detik ini juga masih tergolong tinggi. Dolar terus mendekat ke level Rp 14.000 dan pagi ini tercatat berada di level Rp 13.937.

Pihaknya juga sebelumnya telah memberitahukan terkait dengan penguatan dolar terhadap rupiah, juga tidak mempengaruhi pengiriman BMW dari Jerman ke Indonesia atau mengganggu pengiriman BMW ke tangan konsumen.

“BMW Indonesia selalu berusaha memenuhi kebutuhan pelanggannya di Indonesia. Termasuk untuk menghadirkan kendaraan pilihan pelanggan dalam waktu lebih singkat,” ujarnya.

“Untuk itu sebagian besar kendaraan BMW yang digemari pelanggan telah dirakit secara lokal di Indonesia – antara lain adalah BMW Seri 7, BMW Seri 5, BMW Seri 3, BMW X5, BMW X3, dan BMW X1. Hingga saat ini belum ada pengaruh dari nilai tukar dengan pengiriman kendaraan BMW,”

Bram Nusa Merah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *