Konsumen Toyota Rush Harus Rela Tunggu Hingga Empat Bulan Untuk Bisa Miliki Mobil Impian

Hanklentfer.com – Dengan terjadinya permintaan yang begitu tinggi kepada satu pabrikan yakni Toyota membuat proses produksi yang dilakukan juga semakin dipercepat. Seperti yang diketahui, PT Toyota Astra Motor (TAM) saat ini sedang berlari untuk bisa mengejar target dalam proses pembuatan All New Rush 2018.

Untuk wilayah ibukota sendiri, khusus diler Auto2000 pada Februari kemarin Toyota Rush sudah terjual sebanyak 600 unit. Kendati begitu, untuk para konsumen yang berkeinginan untuk bisa memiliki Toyita Rush juga harus rela menunggu untuk mendapatkan mobil impiannya.

Rata-rata para konsumen Toyota Rush harus rela menunggu hingga empat bulan lamanya. “Masalah supply-kan TAM ya. Tapi yang kami alami TAM kini berusaha meningkatkan supply-nya. Terutama di Maret ini sudah mulai meningkat,” kata Operation Manager DKI 2 Ardian Nur di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

“Angka? Saya tidak bisa ucapkan untuk keseluruhan perolehan Auto2000 (secara nasional), tapi kalau di wilayah saya (DKI 2), dari Februari saya hanya dapat sekitar 150 unit. Maret kita dapat 600 unit, berarti-kan peningkatannya bagus,” lanjutnya.

Bagaimana proses pemesananya, seperti yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, beberapa wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tangerang, dan Banten (DKI2) perbulannya rata-rata 500 sampai 600 unit dengan inden hingga 4 bulan.

“SPK Rata-rata 500 sampai 600 tiap bulan. Tapi DKI 2 saja, ya. Indennya sampai 4 bulan,” tutup Ardian.

Melirik data penjualan retail Auto2000 (dari diler ke konsumen), Januari sampai Februari 2018 All New Rush mencapai angka 3.650 unit. Sedangkan Toyota Avanza 5.200 unit. Secara keseluruhan, Auto2000 sepanjang awal tahun 2018 (jan-feb) sudah menjual 24.800 unit mobil Toyota.

“Kalau model terlaris di DKI2 itu nomor satunya Toyota Avanza, nomor sua itu Toyota Kijang (Innova), kemudian Toyota Calya,” tutupnya.

Bram Nusa Merah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *