Pabrikan Mobil Listrik Harus Rela Merugi Lantaran Minat Masyarakan Belum Tinggi

Hanklentfer.com – Jika membicarakan persoalan yang membahas terkait dengan mobil listrik, asosiasi antara Renault, Nissan, dan Mitsubishi mereka lah beberapa produkan yang begitu terlihat dengan gencarnya melakukan produksi dibanding produkan yang lainnya.

Mereka sudah mulai fokus dengan produksi mobil listrik sejak tahun 2008 kemarin, gabungan tersebut sudah merencanakan akan segera meluncurkan sebanyak 12 mobil baru dalam lima tahun kedepan nantinya.

“Kami mungkin menjadi pabrikan mobil yang paling maju dalam hal mobil listrik dan kami telah mengumumkan pada tahun 2017 kalau kami mungkin satu-satunya pabrikan mobil yang paling untung terkait penjualan mobil listrik,” kata Chief Executive Officer Aliansi Renault, Nissan, dan Mitsubishi Carlos Ghosn, Selasa (27/2/2018).

“Kala suatu pabrikan memutuskan untuk memproduksi mobil listrik mereka harus bersiap untuk merugi dahulu. Tapi kami justru sudah untung,” tambah Ghosn.

Bagi mereka pabrikan yang berkeinginan untuk memproduksi mobil listrik juga harus dengan siap dengan perkiraan merugi nantinya dan harus berani menyiapkan dana yang tidak sedikit jumlahnya. Hingga saat ini mobil listrik juga belum berjumlah banyak dan minat masyarakat dengan mobil listrik masih dikatakan sedikit lantaran harga jualnya yang mahal.

Nah dari kurang larisnya mobil listrik dipasaran tersebutlah yang mengakibatkan para pabrikan harus rela merugi. Ghosn juga menambahkan harga mobil listrik tak akan mengalami kenaikan walaupun harga materialnya terus meranjak naik.

“Naiknya harga material nantinya bisa diakali dengan membuat mobil yang baterainya lebih efi
sien,” pungkasnya.

Bram Nusa Merah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *