Pemerintah Jepang Stop Produksi Mobil Di Enam Pabrik Nissan

Hanklentfer.com – Kabar yang berhembus hingga seluruh dunia terkait dengan kasus yang terjadi di semua pabrik Nissan yang ada di Jepang sempat membuat kaget. Dikabarkan, pemerintah Jepang turun tangan langsung untuk melakukan penggerebekan pabrik Nissan yang kedapatan menyalahi aturan.

Penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah Jepang tersebut dilakukan karena adanya inspeksi kendaraan yang tidak sah. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, Nissan Motor Co Ltd berencana untuk menunda produksi mobil yang akan dijual di pasar domestik selama dua pekan ke depan.

Pabrikan yang merupakan terbesar ke dua di Jepang tersebut menuturkan bahwa akan dilakukan larangan untuk kembali memproduksi mobil domestik setidaknya di enam pabriknya untuk melakukan inspeksi kendaraan sebelum dipasarkan sesuai dengan persyaratan pemerintah Jepang.

Pada Agustus Nissan memproduksi 79.300 mobil penumpang, 27.600 di antaranya diperuntukan untuk pasar domestik atau 6 persen dari dari produksi penjualan global. Nissan mengakui soal kasus teknisi tak bersertifikat itu untuk mengesahkan kendaraan dan menyalahi aturan pemerintah.

“Kami belum bisa mengubah kebiasaan buruk ini,” ungkap CEO Nissan Hiroto Saikawa di kantor pusat Nissan.

Akibat masalah ini, Nissan harus menarik kembali 1,2 juta unit mobil yang sudah beredar di Jepang. Penarikan 1,2 juta unit mobil Nissan di Jepang ini dilakukan untuk memeriksa kembali mobil yang diproduksi antara Oktober 2014 sampai September 2017.

Nissan akan melanjutkan produksi mobil yang akan diekspor dari Jepang termasuk SUV Rouge dan baterai listrik Leaf karena kedua mobil tersebut tak membutuhkan proses sertifikasi saat inspeksi akhir.

Bram Nusa Merah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *